Tampilkan postingan dengan label riami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riami. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 17 Desember 2022
Kamis, 15 April 2021
Puisi Riami yang dilagukan oleh Aan Nawi
Tentang Matahari
Oleh: Riami
Tentang matahari aku tak perlu ragu
Meski kau sedang bersembunyi di balik kabut
Aku yakin panasmu akan selalu menembus gumpalan awan
Lalu kau akan datang menemuiku hingga senja
Malam, di mana itu sebenarnya kau tetap berjaga untuk seluruh jagat, mengitari waktu
Besok pagi kau kembali
Membawakan aku kehangatan pada kulitku yang mulai menggigil
Oh matahariku, teruslah hangatkan dunia
Bukit Nuris, 2021
Sabtu, 28 November 2020
Sajak di Atas Laut
Sumber gambar: Pixabay.com
*Sajak di Atas Laut*
Oleh: Riami
Engkau tak pernah menghitung berapa tetes peluhmu dalam mengarungi laut menuju pintu gerbang penuang ilmu
Di atas laut segalanya bisa terjadi, tapi keyakinan mengalahkan segala
Dan sajak-sajak nyata yang kau ukir di atas perahu pasti akan bercerita bagaimana engkau berebut pagi dengan camar
Buku-buku dalam tas yang basah adalah sajak terindah yang kau persembahkan buat negeri juga sekuntum hati
Berhari, dalam detik terlewati
Pukul 5.15, lebih 3 detik aku melepas lambaimu di atas perahu
Dan hatiku bergemuruh dalam pasrah dan doa-doa untukmu bapak guru
Pasti suatu hari setiap yang kau lewati menjadi sajak indah di hari senjamu
Bukit Nuris, 29 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Jumat, 23 Oktober 2020
Puisi Riami Pilihan Kompasiana.com
Sumber gambar: Pixabay.com
Tentang Penulis
Riami, tinggal di Malang. Pernah menulis di Malang Post, penulis buku " Catatan Harian Belajar di Bukit Nuris", "Pelangi Kerinduan", " Kisah Romansa di Negeri Awan", dan "Serpihan-serpihan Kisah Kita", “Dua Mata Haiku bersama Mohamad Iskandar”, "Sajak Biru" aktif menulis di kompasiana.com, aktif di Group Sahabat Guru Super Indonesia, sedang mendalami haiku di Group Kelas Puisi Alit (KEPUL) yang diampu oleh penyair Mohamad Iskandar. Mendalami Puisi bebas di Kelas AIS (Asqalani Imagination School) diampu oleh Muhammad Asqalani eNeSTe, Mengajar di SMPN 2 Pakisaji Kab. Malang. Instagram: Riami7482, Facebook: Ria Mi, Blog kepenulisan pribadi: http://riaminuris.blogspot.co.id, No. WA: 085100054846.
*Bayang Cinta di Tengah Hujan*
Oleh: Riami
setidaknya aku berharap kau tetap memikirkanku, seperti sore ini
bayang wajahmu jatuh di jendela kamarku dan sedikit pun tak terhalang oleh embun yang memenuhi kaca jendela
bayang wajah sederhana, penuh tatap sendu tak kan bisa dihapus oleh seribu rintik
ah, cinta memang bukan untuk dihapus
tapi takdir telah membuat kisahnya sendiri
pada butiran waktu aku bisa saja tak melupakanmu
dalam pesan sore yang kuterima lewat email
aku pun tahu bahwa dalam diri dan hatimu hanya ada aku
yang kau simpan di butiran hujan
setiap musim kau undang dalam hatimu
seperti aku mengundang bayangmu kemari
hingga setiap rintiknya ada wajahmu
Bukit Nuris, 23 Oktober 2020













