Blog kepenulisan

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 April 2021

Puisi Riami yang dilagukan oleh Aan Nawi

Tentang Matahari

Oleh: Riami

Tentang matahari aku tak perlu ragu
Meski kau sedang bersembunyi di balik kabut
Aku yakin panasmu akan selalu menembus gumpalan awan

Lalu kau akan datang menemuiku hingga senja
Malam, di mana itu sebenarnya kau tetap berjaga untuk seluruh jagat, mengitari waktu

Besok pagi kau kembali
Membawakan aku kehangatan pada kulitku yang mulai menggigil
Oh matahariku, teruslah hangatkan dunia

Bukit Nuris, 2021


https://youtu.be/IqGlczQXhHY

Share:

Sabtu, 28 November 2020

Sajak di Atas Laut

Sumber gambar: Pixabay.com

*Sajak di Atas Laut*
Oleh: Riami

Engkau tak pernah menghitung berapa tetes peluhmu dalam mengarungi laut menuju pintu gerbang penuang ilmu

Di atas laut segalanya bisa terjadi, tapi keyakinan mengalahkan segala
Dan sajak-sajak nyata yang kau ukir di atas perahu pasti akan bercerita bagaimana engkau berebut pagi dengan camar 

Buku-buku dalam tas yang basah adalah sajak terindah yang kau persembahkan buat negeri juga sekuntum hati

Berhari, dalam detik terlewati
Pukul 5.15, lebih 3 detik aku melepas lambaimu di atas perahu
Dan hatiku bergemuruh dalam pasrah dan doa-doa untukmu bapak guru
Pasti suatu hari setiap yang kau lewati menjadi sajak indah di hari senjamu

Bukit Nuris, 29 November 2020
Share:

Jumat, 23 Oktober 2020

Puisi Riami Pilihan Kompasiana.com

Sumber gambar: Pixabay.com

Tentang Penulis


Riami, tinggal di Malang. Pernah menulis di Malang Post, penulis buku " Catatan Harian Belajar di Bukit  Nuris", "Pelangi Kerinduan", " Kisah Romansa di Negeri Awan", dan "Serpihan-serpihan Kisah Kita", “Dua Mata Haiku bersama Mohamad Iskandar”, "Sajak Biru"  aktif menulis di kompasiana.com, aktif di Group Sahabat Guru Super Indonesia, sedang mendalami haiku di Group Kelas Puisi Alit (KEPUL) yang diampu oleh penyair Mohamad Iskandar. Mendalami Puisi bebas di Kelas AIS (Asqalani Imagination School) diampu oleh Muhammad Asqalani eNeSTe,  Mengajar di SMPN 2 Pakisaji Kab. Malang. Instagram: Riami7482, Facebook: Ria Mi, Blog kepenulisan pribadi: http://riaminuris.blogspot.co.id, No. WA: 085100054846.






*Bayang Cinta di Tengah Hujan*
Oleh: Riami

setidaknya aku berharap kau tetap memikirkanku, seperti sore ini
bayang wajahmu jatuh di jendela kamarku dan sedikit pun tak terhalang oleh embun yang memenuhi kaca jendela

bayang wajah sederhana, penuh tatap sendu tak kan bisa dihapus oleh seribu rintik

ah, cinta memang bukan untuk dihapus
tapi takdir telah membuat kisahnya sendiri
pada butiran waktu aku bisa saja tak melupakanmu

dalam pesan sore yang kuterima lewat email
aku pun tahu bahwa dalam diri dan hatimu hanya ada aku 
yang kau simpan di butiran hujan
setiap musim kau undang dalam hatimu

seperti aku mengundang bayangmu kemari 
hingga setiap rintiknya ada wajahmu

Bukit Nuris, 23 Oktober 2020





Share:

Jumat, 10 November 2017

Doa Penerus Pahlawan

Doa Penerus Pahlawan

Wahai Pahlawanku
Aku tahu engkau telah menancapkan bendera di bumi pertiwi ini dengan darahmu
Wahai pemilik kekuatan di negeri yang tak terhingga
Hanya Engkau yang mampu menegakkan rasa cinta terhadap negeriku
Wahai pemilik rasa cinta dan pemelihara keutuhan hindarkan aku dari mencabik cabik bendera merah putih dalam hatiku

Bendera keberanian mempertahankan kekuatan Iman untuk menjaga negeri Indonesia dalam batinku

Agar memutih seluruh noda dalam batinku yang telah dengan tega menyembunyikan mutiara mutiara dalam kandungan pertiwiku

Tetapkanlah kekuatan menjaga hutan dalam hati kecilku agar tak kutebang hijau daunnya yang menghembuskan oksigen untuk generasiku
Wahai penyatu jasat dan ruhku aku berharap bersatunya generasiku lakasana nafas dalam paru dan jantungku sebab itulah sumber kekokohan jiwa dalam benak kami untuk tidak bertengkar dengan saudaraku

Wahai Tuhanku yang maha pengampun ampunilah jiwaku yang dipenuhi dendam hingga aku mampu mengikisnya menjadi sungai sungai yang jernih menjadi sumber kehidupan

Wahai Tuhan yang menjaga kedamaian jiwaku izinkanlah aku memohon kedamaian bagi saudaraku dalam benak teriknya yang mengharu biru

Negeri ini adalah anugerahmu berilah kami tangan-tangan lembut yang senantiasa melukis keindahan dalam relif bukit- bukit, lembah-lembah dan laut cinta negeriku pada padang bakti yang tak pernah henti dalam detak jantungku

Wahai pertiwiku aku menyambutmu dengan degup geloraku dalam bimbingan kasihNya aku menunggu dan merawat Negeriku Indonesia ku warisan pahlawanku anugerah terindah dalam kehidupan jiwaku

Ria
Edisi Hari Pahlawan
10 Nov 2017

Share:

Advertisement

BTemplates.com

Elegant Themes

Advertisement

Popular Posts